Penanggulangan Dampak Kemarau Terhadap Lahan Sawah di Desa Jembayan Dalam

KUTAI KARTANEGARA – Musim kemarau yang berkepanjangan mulai berdampak serius terhadap sektor pertanian di berbagai wilayah. Curah hujan yang minim membuat pasokan air ke areal persawahan menyusut drastis, mengancam produktivitas padi, hingga memicu risiko gagal panen bagi para petani yang bergantung pada ketersediaan air permukaan.

Merespons kondisi kritis tersebut, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara, bergerak cepat untuk menyelamatkan sektor pangan. Pada Jumat (17/7/2026), Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Moh. Rifani, memimpin langsung peninjauan lapangan di Desa Jembayan Dalam. Dalam peninjauan ini, Moh. Rifani didampingi oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana dan tim serta Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura dan tim.

Kunjungan ini bertujuan untuk memetakan luasan lahan sawah yang terdampak kekeringan serta mengecek ketersediaan sumber air yang bisa dimanfaatkan.

Sebagai langkah penanggulangan cepat, Dinas Pertanian dan Peternakan mengalokasikan bantuan peminjaman pompa air kepada kelompok tani di Desa Jembayan Dalam. Sistem pompanisasi ini diterapkan untuk menyedot air dari sumber air terdekat menuju saluran irigasi sawah warga yang mulai mengering.

Fasilitas pompa air ini akan dipinjamkan dan disiagakan di lokasi selama masa kritis kemarau diperlukan, guna memastikan kebutuhan air pada fase pertumbuhan padi tetap terpenuhi dan menyelamatkan produksi pangan di wilayah tersebut.

Sinergi antara pemerintah daerah dan para petani melalui pompanisasi ini diharapkan dapat meminimalkan dampak buruk cuaca ekstrem. Dengan adanya bantuan alat pengairan tersebut, pemerintah desa beserta para petani setempat merasa sangat terbantu dan optimistis mampu mempertahankan tanaman padi mereka hingga masa panen tiba, sekaligus menghindari kerugian ekonomi yang lebih besar akibat kemarau tahun ini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top